Njir!! Sebuah Kampus di Meksiko Saat Wisuda Batasi Orang Kaya dan Miskin?

Berita AnehWisuda Kampus Meksiko – Acara perpisahan di salah satu negara di Meksiko ini menjadi viral di media sosial karena memisahkan orang kaya dan miskin. Perayaan wisuda tersebut mengundang kemarahan diskriminasi masih banyak di negara tersebut.

Pihak sekolah yang memisahkan antara pihak kaya dan miskin itu membatasi nya dengan tembok kayu yang tinggi. Mereka merendahkan sekali kaum tidak punya atau miskin dalam acara wisuda tersebut.

Penasaran kan gimana semua ini terjadi? Diskriminasi ini benar-benar terjadi dan sangat di sayangkan membedakan kasta seperti ini tidak baik bagi sesama umat.

Berita Aneh Wisuda Kampus Meksiko Ini Memisahkan Antara Kaya dan Miskin

aneh wisuda kampus di meksiko

Kampus yang berada di meksiko ini yaitu perguruan tinggi negeri di Quanitana Roo, Cozumel. Di aula inilah tempat perpisahan wisuda untuk pelepasan mahasiswa yang telah berjuang dan menempuh gelar sarjana nya.

Namun, ada yang aneh di aula ini yaitu tembok tinggi yang terbuat dari kayu adalah pemisah antara mahasiswa kaya dan miskin di acara wisuda tersebut. Pihak kampus mendirikan tembok tinggi untuk memisahkan antara mahasiswa yang sanggup membayar biaya wisuda dan mereka yang tak sanggup membayar.

Aksi wisuda tersebut tersebar pertama kali diungguh oleh seorang pengguna Facebook bernama Salvador Brieno Aleman. Foto-foto yang diunggah pada acara wisuda di sebuah aula kampus tersebut kemudian tersebar di media sosial dan memicu perdebatan.

Pasalnya dengan adanya tembok pemisah tersebut banyak netizen yang menganggap cara tersebut sangatlah diskriminatif. Netizen juga menyebutkan jika dengan adanya tembok dapat menjaga mahasiswa dan sanak keluarga dari mereka yang tak ingin membayar dan hanya ingin makan gratis saja.

wisuda kampus meksiko aneh misahkan kaya dan miskin

Mahasiswa Tidak Membayar Biaya Wisuda Hanya Duduk dan Mendengarkan Para Tamu di Balik Dinding Kayu

Sungguh sadis acara wisuda kampus Meksiko tersebut, seorang advokat publik Cozumel telah berbicara mengenai masalah in. Dia mengatakan bahwa pihak kampus melepaskan diri dari bertanggung jawab sehingga membiarkan hal tersebut terjadi.

Harley Sosa Guillen adalah tim investigasi acara wisuda tersebut mengatakan “Mereka (pihak kampus) mengatakan jika semua ini adalah salah perusahaan pengelola pesta. Namun seharusnya mereka tidak membiarkan tindakan ini terjadi, ini jelas sebuah diskriminasi.

Netizen banyak yang marah sekali pasalnya tembok kayu itu merupakan bentuk diskriminasi dan menyalahkan para petinggi kampus atas kejadian tak menyenangkan itu. Alasannya karena pihak party organizer telah berbaik hati mengizinkan mahasiswa yang tak membayar ikut datang meskipun tak bisa langsung menikmati acara wisuda.

Mahasiswa yang tak mampu membayar biaya wisuda hanya bisa duduk dan mendengarkan para tamu dari balik dinding kayu bersenang-senang. Tembok yang tinggi itupun, bagi mereka yang tak mampu membayar juga tak sanggup melihat apapun yang ada di depannya.

Setelah foto-foto tersebut viral di jejaring sosial Facebook, Komisi Hak Asasi Manusia Quintana Roo telah menerima beberapa keluhan tentang hal tersebut dan diminta untuk menjelaskan tindakan diskriminasi itu. Semoga cepat ditindak tegas kampus nya atau event organizernya agar mendapatkan hukuman secepatnya.

Berita Aneh Lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *