Keren!! 5 Pelajar Indonesia Buktikan Lewat Prestasi Dia Bisa Terkenal Di Dunia

Fakta Unik – Pelajar Indonesia – Prestasi buat negara Indonesia datang dari berbagai eleman. Mulai dari cabang olahraga, bakat seni yang terkenal dan bisa juga pelajar Indonesia yang mencuri perhatian lewat prestasi mereka.

Mendapatkan prestasi yang membagakan buat Indonesia, setiap pelajar harus melakukan kerja keras dan belajar yang pintar. Karena agar terkenal di suluruh dunia, membuat seluruh rakyat Indonesia bangga itu tidak mudah.

Berikut inilah 5 pelajar Indonesia yang mencuri perhatian di dunia dan terkenal lewat prestasi. Selain hebat Indonesia sangat bangga mempunyai pelajar yang sangat berprestasi tersebut.

5 Pelajar Indonesia Buktikan Lewat Prestasi Hingga Bisa Terkenal di Dunia

1. Wilson Gomarga

fakta unik pelajar indonesia Wilson Gomarga

Nama dari pelajar itu Wilson Gomarga anak SMA IPEKA, berhasil membawa pulang medali emas pada kompetisi International Biology Olympiad (IBO) ke-27 di Hanoi, Vietnam. Pada tanggal 16-23 Juli 2016 lalu, Wilson menyingkirkan 253 peserta dari 68 negara.

Awalnya, kiprah Wilson di ajang internasional berawal dari keikutsertaannya pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke-14 di Yogyakarta. Wilson berhasil membawa pulang medali emas untuk bidang studi yang sama dan mendapat nilai praktek dan teori tertinggi.

2. Maria Patricia Inggriani

pelajar indonesia berprestasi Maria Patricia Inggriani

Maria Patricia Inggriani adalah pelajar selanjutnya yang memiliki prestasi di tingkat dunia. Dia yang bersekolah di SMA Kharisma Bangsa berhasil membawa pulang medali emas di kompetisi International Biology Olympiad (IBO) di Aarhus, Denmark, 12-19 Juli tahun 2015 lalu.

Kompetisi IBO merupakan ajang lomba yang rutin diadakan setiap tahun, para siswa yang mengikuti kompetisi ini akan menjalani tes praktikum dan teori di bidang Biologi. Terdapat empat topik yang harus mereka selesaikan dalam tes praktikum selama 90 menit yakni tentang Mikrobiologi dan Biologi Molekuler, Anatomi, Sistematik dan Evolusi Tumbuhan, Morfologi dan Fungsional Hewan serta Biokimia.

3. Joey Alexander

pelajar indonesia sukses Joey Alexander

Sebuah prestasi juga ditorehkan oleh Joey Alexander. Di usianya yang masih belia, 12 tahun, pianis jazz Indonesia ini berhasil mendaratkan namanya sejajar dengan musisi kondang luar negeri di ajang Grammy Awards 2016. Dia juga menjadi musisi pertama asal Tanah Air yang masuk nominasi ajang bergengsi itu.

Joey berhasil masuk nominasi untuk dua kategori, pertama untuk Best Jazz Instrumental Album dengan ‘My Favorite Things’. Kedua untuk Best Improvised Jazz Solo dengan ‘Giant Steps’ dari album yang sama.

Sebelum Grammy, Joey sendiri sudah menorehkan prestasi yakni memenangkan Grand Prix di Master-Jam Fest 2013 dan tampil di Montreal International Jazz Festival serta Newport Jazz Festival pada 2015. Joey juga merupakan artis pertama asal Indonesia yang menempatkan albumnya di Billboard 200. Album ‘My Favorite Things’ berada di posisi 174 pada pekan akhir Mei 2015.

4. Michael Gilbert

pelajar indonesia sukses Michael Gilbert

Pelajar selanjutnya yang membuat Indonesia bangga yaitu Michael Gilbert. Dia berkesempatan mendapatkan medali emas di ajang Olimpiade Fisika Internasional 2016 yang diselenggarakan di Zurich, Swiss, 10-17 Juli 2016. Sosok yang meraih medali emas tersebut adalah Michael Gilbert.

Olimpiade tingkat dunia itu diikuti peserta dari 87 negara, setiap negara mengirimkan tim terdiri dari lima peserta dan saingan terberat dari China. Lomba dilakukan dalam dua gelombang, yakni Fisika eksperimen dan Fisika teori. Masing-masing berlangsung selama lima jam dan keduanya diselenggarakan di Kampus Irchel, Universitas Zurich.

5. Nixon Widjaja

pelajar indonesia Nixon Widjaja

Nixon Widjaja adalah salah satu wakil Indonesia yang berhasil meraih medali emas di Olimpiade Sains Junior Internasional (IJSO) ke-13 tahun 2016. IJSO 2016 diikuti 48 negara dari 64 negara anggota dari semua benua.

Pada tahun 2016 tersebut, negara yang turut serta sebanyak 32 negara. IJSO merupakan olimpiade sains yang diinisiasi Indonesia pada 2004 dan menunjuk Jakarta menjadi tuan rumah kala itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *