Pandangan Islam Tentang Misteri Segitiga Bermuda yang Wajib Kamu Tahu

Segitiga Bermuda merupakan salah satu tempat paling mematikan di jagat raya. 99% orang yang pernah mendekati tempat itu tidak pernah kembali utuh. Hanya Raja Iskandar Agung satu-satunya manusia yang masuk ke kawasan paling terlarang di dunia ini, namun bisa pulang dengan selamat.

Menurut beliau, yang kemudian dicatat dalam sejarah kuno, Segitiga Bermuda merupakan tempat yang luar biasa indah dan spektakuler. Dimana-mana terdapat pasir batu mulia, seperti berlian dan permata. Kabut di sana sangat tebal. Pokoknya barang siapa yang berhasil masuk ke kawasan tersebut tidak akan punya keinginan untuk kembali pulang.

Terlepas kisah dari perjalanan Raja Iskandar Agung itu benar atau tidak, yang pasti memang benar jika siapa pun orang yang mencoba menaklukkan Segitiga Bermuda, mereka tidak pernah kembali pulang.

Begitu dahsyatnya fenomena Segitiga Bermuda yang terletak di antara Lautan Atlantik, Benua Afrika dan Benua Amerika ini. Lalu, bagaimana pandangan islam mengenai misteri tempat paling misterius di dunia ini? Simak jawabannya di bawah ini!

Segitiga Bermuda

Pandangan Islam Mengenai Misteri Segitiga Bermuda

Menurut Al-Quran Surah Ar-Rahman Ayat 20-21

“Antara keduanya terdapat batas yang tidak dilampaui masing-masing.” Kalimat tersebut merupakan penggalan dari Surah Ar-Rahman yang meskipun tidak dijelaskan secara gamblang, tapi bisa dimaknai dengan lokasi yang tidak dapat ditembus oleh manusia.

Jika merujuk pada isi salah satu surah dari Al-Quran ini, lokasi yang dimaksud bisa berarti Segitiga Bermuda. Segitiga Bermuda sendiri merupakan sebuah tempat atau titik yang menghubungkan dua arus yang sangat bertentangan, yaitu arus sejuk dari Amerika dan arus panas dari Afrika.

Menurut Hadist Nabi Muhammad SAW

Pernah Rasulullah bersabda,”Jika salah seorang diantara kamu berada di sebuah tempat yang terbuka ataupun di tepat tengah-tengah matahari yang sedang bersinar, kemudian bayangan yang meneduhinya bergerak sehingga sebagian dari dirinya terletak di tempat yang panas, sebagian lagi di tempat yang sejuk, maka segeralah kamu berdiri atau meninggalkan tempat tersebut.”

Dari hadits tersebut telah dijelaskan dan diperingatkan bahwa jangan sekali-kali mendekati tempat pertemuan dua arus yang berbeda, yaitu arus dingin dan panas. Tempat pertemuan tersebut bisa diartikan sebagai Segitiga Bermuda yang merupakan titik pertemuan dua arus dingin dan panas.

Menurut Ulama Besar

Menurut ulama besar, seperti Syaikh Imam M. Ma’rifatullah Al-Arsy, kelak di akhir zaman, Imam Mahdi yang merupakan Sang penyelamat dunia akan muncul dari alam gaib melalui pintu di Segitiga Bermuda. Lalu bagaimana hubungannya dengan fakta bahwa banyak pesawat dan kapal yang berusaha melewati titik tersebut kemudian lenyap? Dikatakan bahwa Segitiga Bermuda merupakan tempat kelak Imam Mahdi hadir kembali ke bumi sebagai Sang Penyelamat.

Tempat itu dianggap tempat agung dan di sana terdapat bukti-bukti nyata tentang kebenaran alam yang sesungguhnya. Untuk itulah, setan, makhluk yang selalu menggoda manusia menjaga ketat tempat tersebut agar tidak boleh manusia mana pun datang dan mengetahui kebenaran-kebenaranNya.

Memang banyak versi tentang fenomena Segitiga Bermuda. Bahkan berangkat dari fenomena inilah kemudian muncul berbagai teori. Sayangnya teori-teori yang bermunculan dirasa kurang bisa menandingi cerita dari asal usul Segitiga Bermuda menurut pandangan islam tersebut. Bahkan pandangan-pandangan tersebut meskipun telah ada sejak zaman dahulu, sekarang pun masih masuk akal.

Baca juga;

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *