Hewan Yang Dianggap Sebagai Dewa di Mesir Kuno!

Asik – Hewan yang dianggap sebagai dewa, orang Mesir kuno mendalami Lembah Sungai Nil memiliki pandangan tersendiri dalam bidang keagamaan. Agama Mesir kuno dapat dikatakan terbentuk dari fenomena, permasalahan dan berbagai hal yang dianggap kultus.

Agama Mesir kuno sering menganggap dewa memiliki ciri kebinatangan, bahkan mereka menyembah binatang tertentu. Berikut adalah daftar hewan yang dianggap dewa di Mesir kuno:

8 Hewan Yang Dianggap Sebagai Dewa

Kucing

Secara historis, kucing dianggap sebagai dewa Mesir kuno. Kucing Mesir dianggap sebagai dewi yang dikenal dengan nama Bastet. Dulunya disembah sebagai pelindung, dengan penggambaran kepala singa betina dan akhirnya dipandang sebagai dewi kesuburan.

Bastet bukanlah satu-satunya dewa Mesir yang digambarkan sebagai kucing. Bahkan ayah Bastet, Amun-Ra digambarkan sebagai “The Great Cat Of Necropolis”.

Babon

Hewan yang dianggap sebagai dewa ini merupakan manifestasi tidak satu, tapi dua dewa Mesir. Yang pertama adalah Thorh, dewa menulis dan Khonsu sebagai dewa bulan. Kedua dewa tersebut bertanggung jawab untuk menandai berlalunya waktu dan dikaitkan dengan bulan.

Thoth digambarkan dalam bentuk Babon yang bertengger diatas timbangan pintu masuk dunia bawah.

Sapi

Binatang yang dianggap sebagai dewa di Mesir kuno selanjutnya adalah sapi. Sapi adalah hewan yang teramat suci pada era Mesir kuno. Hathor merupakan dewa yang berwujud sebagai sapi, dan menjadi simbol dari sang ibu Firaun.

Harthor diyakini membawa matahari melintasi langit dalam bentuk sapi.

Falcon

Dimasa Mesir kuno, Falcon dikenal sebagai “pelindung” dan merupakan penggambaran dari dewa Horus, anak (pemain kucing dalam kisah Osiris dan Isis). Falcon juga merupakan hewan yang dianggap sebagai dewa pertama dari mitologi Mesir kuno.

Dalam kisahnya, Horus bisa dianggap sebagai dewa langit dan perang.

Ibis

Ibis adalah simbol pengetahuan dan kebijaksanaan serta merupakan simbol sebagai Dewa Thot. Diawal tadi memang kita mengenal Thoth berwujud Babon, tapi kenyataannya dia lebih dikenal dengan kepala Ibis dibandingkan dengan Babon.

Dewa Thoth berkepala Ibis dianggap sebagai dewa yang memiliki pengaturan waktu dan musim, dan memiliki peran antara kekuatan baik dan jahat.

Serigala

Ketika kita mengingat serigala, hal yang pertama terinagat adalah dewa Anubis. Anubis digambarkan dengan kepala serigala dan berperan sebagai raja dunia bawah (akhirat). Serigala juga dianggap sebagai hewan pemandu arwah kematian.

Hal ini dilihat dari kebiasaan serigala yang bisa mengelilingi padang pasir yang berada dimkuburan dan piramida dibangun.

Kumbang Scrab

Orang-orang Mesri kuno menghargai beberapa jenis kumbang, salah satunya yang mereka sangat puja adalah kumbang scarb. Kumbang scarb dianggap sebagai dewa Khephir yang merupakan perwujudan dari dewa matahari dan kehidupan.

Dewa Khephir berperan sebagai pengatur matahari, ia memiliki tugas mengangkat matahari dari dunia bawah ke cakrawala timur.

dewa mesir kuno - hewan yang dianggap sebagai dewa - hewan dianggap sebagai dewa - raja mesri -anubis - falcon - piramid

Buaya

Sobek adalah dewa mesir kuno dengan sifat kompleks dan cair. Sobek digambarkan dengan buaya Nil dan diwakili dalam bentuknya dengan kepala buaya. Buaya sering dikaitkan dengan kekuatan Firaun, kesuburan dan kehebatan militer.

Dewa Sobek juga berperan sebagai dewa pelindung dari bahaya yang dihadirkan oleh sungai Nil.

Inilah seputar informasi dari daftar 8 hewan yang dianggap sebagai dewa Mesir kuno oleh penduduknya. Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah pengetahuan kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *